Teknologi Nano

Diagram Hall Effect

Visualisasi interaktif lengkap dengan notasi fisika, persamaan, dan diagram gaya pada efek Hall

Diagram Utama — Konduktor dalam Medan Magnetik
Parameter Interaktif
Arus (I) 5.0 A
Medan Magnet (B) 0.50 T
Ketebalan (t) 1.0 mm
Kepadatan Pembawa (n) 1.0×10²⁸ m⁻³
Tegangan Hall (V_H)
Koef. Hall (R_H)
Gaya Lorentz (F_B)
Medan Listrik Hall (E_H)
Legenda Warna & Arah
Arus (I) — sumbu x
Medan Magnet (B) — sumbu z
Gaya (F) — sumbu y
Elektron (e⁻)
Lubang (h⁺)
Catatan Fisika Penting: Dalam konfigurasi ini (I → +x, B ⊙ +z), arah gaya Lorentz F_B sama untuk elektron dan lubang — keduanya terdorong ke bawah (−y). Hal ini karena saat tipe pembawa berubah, q berbalik tanda DAN v_d berbalik arah, sehingga F = qv×B tetap ke arah yang sama. Yang membedakan hasil Hall hanyalah polaritas muatan yang terakumulasi: elektron membuat sisi bawah negatif, sedangkan lubang membuat sisi bawah positif. Ini yang menentukan tanda R_H dan V_H.
Diagram Gaya pada Pembawa Muatan
Penampang Melintang — Bidang yz (tgk lurus I)

Persamaan Utama Hall Effect

PERSAMAAN 01
FB = qvd × B
Gaya Lorentz pada pembawa muatan bergerak dengan kecepatan drift v_d dalam medan magnet B. Karena v_d dan q berubah bersamaan saat berganti tipe pembawa, arah F_B tetap sama.
PERSAMAAN 02
FB = FEqvdB = qEH
Keseimbangan gaya saat keadaan tunak. Gaya magnet yang mendorong muatan ke satu sisi seimbang dengan gaya listrik dari medan Hall E_H.
PERSAMAAN 03
VH = vd · B · w
Tegangan Hall sebanding dengan kecepatan drift, medan magnet, dan lebar konduktor w. Ini adalah beda potensial terukur antara kedua sisi.
PERSAMAAN 04
vd = I / (n · |q| · w · t)
Kecepatan drift dinyatakan dalam parameter terukur. Perhatikan penggunaan |q| karena v_d didefinisikan sebagai besaran positif (arah sudah terpisah).
PERSAMAAN 05 — KUNCI
VH = RH · I · B / t
Persamaan Hall utama. Tanda V_H ditentukan oleh tanda R_H, yang bergantung pada jenis pembawa muatan. Ini dasar semua sensor Hall.
PERSAMAAN 06
RH = 1 / (n · q)
Koefisien Hall: R_H < 0 untuk elektron (n-type), R_H > 0 untuk lubang (p-type). Tanda ini menentukan polaritas V_H.

Notasi Simbol Lengkap

V_H
V_H — Tegangan Hall
Beda potensial akibat pemisahan muatan. Satuan: Volt (V). Tanda tergantung jenis pembawa.
I
I — Arus Listrik
Arus konvensional, arah +x. Satuan: Ampere (A)
B
B — Medan Magnet
Kerapatan fluks magnet, arah +z (keluar layar ⊙). Satuan: Tesla (T)
F_B
F_B — Gaya Lorentz
Gaya pada muatan bergerak dalam B. Arah −y (ke bawah) untuk kedua tipe pembawa. Satuan: Newton (N)
F_E
F_E — Gaya Listrik Hall
Gaya coulomb menahan akumulasi muatan. Arah +y (ke atas) saat keseimbangan. Satuan: Newton (N)
q
q — Muatan Pembawa
e⁻ = −1.6×10⁻¹⁹ C (n-type), h⁺ = +1.6×10⁻¹⁹ C (p-type)
v_d
v_d — Kecepatan Drift
Arah: −x untuk elektron, +x untuk lubang. Satuan: m/s
n
n — Kepadatan Pembawa
Jumlah pembawa muatan per volume. Satuan: m⁻³
w, t
w — Lebar, t — Ketebalan
w searah y (tegak lurus I dan B), t searah z (searah B). Satuan: meter (m)
R_H
R_H — Koefisien Hall
< 0 untuk n-type, > 0 untuk p-type. Satuan: m³/C
E_H
E_H — Medan Listrik Hall
Medan internal akibat pemisahan muatan. Arah dari + ke −. Satuan: V/m
x,y,z
Sistem Koordinat
x: arah I, y: arah F_B & V_H, z: arah B (keluar layar)

Mengapa Arah F_B Sama untuk Elektron dan Lubang?

Ini adalah titik yang sering membingungkan. Saat arus konvensional I tetap ke kanan (+x) dan B tetap keluar layar (+z), perubahan tipe pembawa menyebabkan dua hal berubah sekaligus:

Untuk elektron: q = −e, v_d = −v x̂. Maka F = (−e)(−v x̂) × (B ẑ) = (−e)(−vB)(x̂×ẑ) = (−e)(−vB)(−ŷ) = −evB ŷ (ke bawah).

Untuk lubang: q = +e, v_d = +v x̂. Maka F = (+e)(+v x̂) × (B ẑ) = (+e)(+vB)(x̂×ẑ) = (+e)(+vB)(−ŷ) = −evB ŷ (juga ke bawah).

Perubahan tanda q dan perbalikan arah v_d saling mengkompensasi. Namun, muatan yang berbeda di sisi yang sama menghasilkan polaritas berlawanan: elektron membuat sisi bawah negatif, lubang membuat sisi bawah positif. Inilah yang menentukan tanda R_H dan V_H.

Mekanisme Efek Hall

Ketika arus listrik I mengalir melalui konduktor dalam medan magnet B tegak lurus, pembawa muatan mengalami gaya Lorentz yang mendorong mereka ke salah satu sisi material.

Akumulasi muatan menciptakan medan listrik internal E_H yang melawan pemisahan lebih lanjut. Pada keadaan tunak, F_E tepat menyeimbangkan F_B, menghasilkan tegangan Hall V_H yang dapat diukur.

Tanda V_H menentukan jenis pembawa muatan dominan: negatif untuk elektron (logam, tipe-n) dan positif untuk lubang (tipe-p). Ini menjadikan efek Hall sebagai alat penting untuk karakterisasi material semikonduktor.

Aplikasi Praktis

Sensor Hall

Deteksi posisi, kecepatan rotasi, dan arus dalam sistem elektronik dan otomotif.

Sistem ABS & Ignition

Sensor wheel speed pada rem ABS dan pengaturan pengapian pada mesin kendaraan.

Smartphone & Tablet

Kompas digital menggunakan magnetometer berbasis Hall untuk navigasi.

Karakterisasi Material

Menentukan jenis pembawa muatan, kepadatan, dan mobilitas pada semikonduktor.

Sensor Arus Non-Kontak

Pengukuran arus tinggi tanpa menyambungkan langsung ke sirkuit (isolasi galvanik).

Keyboard & Switch

Saklar Hall effect pada keyboard mekanik untuk ketahanan dan presisi tinggi.